Webmaster yang bisa memanfaatkan Google Webmaster untuk memantau dan mengoptimalkan website, tentu telah mengenal AMP ini yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan "Laman Seluler yang Dipercepat".
Berikut ini beberapa studi kasus yang dirilis oleh Google pada pada beberapa website yang telah menerapkan AMP, seperti Washington Post, Gizmodo, Wired, Slate, Plista, dan Riley Media.
Studi Kasus Penerapan AMP
Washington Post
1000 lebih artikel pada Washington Post dipublikasikan menggunakan AMP, dan :- Peningkatan 23% pengunjung mobile pada halaman yang telah menerapkan AMP.
- Performa dan kecepatan load website meningkat 88% lebih cepat dibanding tanpa AMP.
Gizmodo
Lebih dari 80% lalu lintas AMP pada Gizmodo adalah dari pengunjung baru, dimana kurang dari 50% nya adalah pengguna perangkat mobile, ditambah jumlah tayangan pada halaman AMP Gizmodo 50% lebih tinggi dari halaman non-AMP
Wired
Klik-melalui tarif (RKT) pada iklan pada halaman Wired AMP adalah 63 persen lebih tinggi dari pada halaman non-AMP, dan RKT dari hasil pencarian adalah 25 persen lebih tinggi.Slate
Slate menjadi lebih efisien setelah menerapkan AMP dan mengalami lonjakan 44% pengunjung unik setiap bulan dari pencarian Google, dan kunjungan per pengguna unik setiap bulan naik 73%.
Plista
Plista mengalami kenaikan rata-rata CPMs sebesar 133% dan CTRs 220% setelah menerapkan AMP.

